Kategori
Berita

Barcelona Kalah Pertama Kali di Bawah Xavi Hernandez

Xavi Hernandez, pelatih Barcelona, mengungkapnya bahwa menyaksikan Barcelona kalah pertama kali di bawah dirinya sebagai pelatih cukup menyakitkan. Peristiwa tersebut terjadi kalah Barca berhadapan dengan Real Betis pada hari Sabtu lalu waktu setempat. Walau demikian, jelang laga mereka berikutnya kontra Bayern Munich, ia pun mendorong segenap pemain asuhannya untuk tidak tenggelam pada rasa kecewa. Mereka pun dituntut untuk siap menjalani laga penting Liga Champions tersebut.

Main di Fun88 Sekarang

Barcelona Kalah

Laga Barcelona vs Real Betis memang berakhir di luar anggapan banyak orang. Pada laga tersebut, Barca sebenarnya mampu unggul dari segi statistik. Namun, sayangnya mereka tidak mampu menguasai bola dengan baik. Hal ini kemudian dipastikan setelah serangan yang dilancarkan Juanmi berhasil mendorong sang Blaugrana ke posisi terburuk mereka dalam perhelatan La Liga di sepanjang 18 tahun terakhir.

Ungkapan ini memang tidak berlebihan. Menurut catatan Fun 88, Barcelona saat ini harus puas berada di peringkat 7 pada klasemen sementara. Sejauh ini, mereka hanya berhasil mengumpulkan 23 poin dari 15 laga yang mereka jalani. Pada kondisi mereka saat ini, mereka semakin terpaiut jauh dengan Real Madrid yang kini berada di peringkat puncak klasemen dengan selisih 16 poin.

Dampak Barcelona Kalah bagi Sang Pelatih

Usai Barcelona kalah,s ang pelatih berujar bahwa peristiwa terseebut menyakitkan baginya. Apalagi laga tersebut berlangsung pada markas Barcelona.

Ia berujar bahwa laga tersebut awalnya berjalan dengan baik. Para pemain bimbingannya juga telah bekerja untuk mendominasi jalannya pertandingan. Mereka telah berjuang untuk mengatasi serangan yang dilancarkan oleh pihak lawan. Mereka juga terlihat mampu menangani situasi yang berjalan dengan cukup baik. Meski demikian, sayangnya sang lawan akhirnya mampu mencetak gol dan memutarbalikkan harapan Barcelona.

Harus Bangkit

Meski baginya dan seluruh pemain Barca, kekalahan tersebut memukul mental mereka, ia berujar bahwa hal ini tidak boleh berlanjut. Sebagai klub sepakbola, mereka harus turus berkembang. Mereka harus menjadi lebih pintar dalam menyusun dan menerapkan strategi.

Apalagi pada hari Rabu waktu setempat, mereka akan menjalani laga penting kontra Bayern. Laga tersebut tidak boleh mengulangi peristiwa yang mereka alami dari Real Betis. Pada laga tersebut, Barcelona harus berjuang dengan keras jika masih ingin bertahan di perhelatan Liga Champions.

Pada kompetisi tersebut, Barca sebenarnya berhasil menempati peringkat 2 di klasemen grup sementara. Namun, mereka hanya terpaut 2 poin dari Benfica yang berada tepat di bawah mereka. Apabila mereka kembali kalah pada laga kali ini, bukan tidak mungkin posisi tersebut akan direnggut dari mereka. Jika hal ini benar-benar terjadi, maka peluang Barcelona untuk tembus ke babak 16 besar akan semakin kecil. Dampaknya pun nanti akan semakin besar bagi Barcelona, belum lagi mereka harus berhadapan dengan kekecewaan besar dari para pendukung mereka.

Terkait hal ini, sang pelatih berujar bahwa meski sebelumnya Barcelona kalah, namun kali ini mereka memiliki kemampuan besar untuk menang. Terlebih kemenangan merupakan satu-satunya target yang mereka incar, tanpa ada tujuan lainnya. Sebagai tim., mereka harus mampu bergantung pada dan mengandalkan kemampuan mereka sebagai satu tim. Untuk itu, ia berujar bawha seluruh persiapan telah dilakukan untuk mencapai harapan yang mereka miliki tersebut.